IMAMAT YANG RAJANI: DAHULU BUKAN UMAT ALLAH
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan- perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan. (1 Petrus 2:9-10)
Bacaan Alkitab
Bilangan 31-32
Semua orang pasti ingin menjadi orang yang terpilih. Apalagi jika dipilih untuk mendapatkan sesuatu yang menguntungkan. Sebaliknya, jika dipilih untuk mengerjakan sesuatu yang menghasilkan kebaikan bagi kehidupan orang lain, belum tentu semua orang mau. Rasul Petrus menyatakan bahwa orang Kristen adalah orang-orang terpilih. Mereka dipanggil dan dipilih oleh Allah hanya karena kasih dan anugerah-Nya, bukan karena kehebatan diri mereka. Dahulu mereka adalah orang-orang berdosa. Tetapi Allah memanggil mereka untuk keluar dari kegelapan dosa supaya mereka datang kepada terang keselamatan yang ajaib melalui Yesus Kristus. Panggilan dan pilihan Allah melalui Yesus Kristus menimbulkan suatu perubahan status dalam diri orang- orang percaya, yang dahulu tidak dikasihani Allah dan bukan umat Allah, tetapi sekarang beroleh belas kasihan Allah.
Bagi kita sebagai orang percaya yang dahulu bukan umat Allah sampai mendapat belas kasihan Allah, Rasul Petrus mengutip sebuah Kitab Perjanjian Lama yaitu Hosea 2:23. Tuhan datang kepada Hosea supaya Hosea menikahi Gomer perempuan sundal. Hosea taat kepada Tuhan dan menikahi Gomer dan Gomer tidak setia kepada Hosea suaminya. Gomer melahirkan beberapa anak, tetapi bukan dari Hosea, melainkan anak dari pria lain. Tuhan memberitahukan Hosea untuk memberi nama salah satu dari anak itu Lo Ammi yang berarti bukan umat-Ku. Tuhan menggunakan kehidupan Hosea sebagai gambaran bahwa Allah mencintai kita seperti suami mencintai istrinya, tetapi kita tidak setia kepada Allah, dan Tuhan marah dengan mengatakan kepada kita “kamu bukan umat-Ku”. Alkitab mengatakan bahwa Gomer meninggalkan Hosea dan berzinah dengan laki- laki lain dan Gomer menjadi budak untuk diperjualbelikan. Karena kasih Hosea yang tulus kepada Gomer, Hosea menebusnya dengan uang dan tambahan yang lainnya demi mendapatkan kembali Gomer istrinya yang dia kasihi. Belas kasihan Allah kepada kita orang-orang yang hidup diperbudak oleh dosa, Yesus Kristus menebus kita dengan nyawa-Nya. Dia rela mati bagi kita orang yang berdosa dan setiap orang yang percaya mendapatkan keselamatan yaitu hidup kekal di sorga. Marilah kita selalu mengucap syukur kepada Allah, dan hidup taat dan setia hanya kepada Kristus yang telah menebus kita dari belenggu dosa. (AS)