DIPILIH ATAU MEMILIH UNTUK IBADAH

Bacaan: Ibrani 10:22-25

“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat” (Ibrani 10:25)

Bacaan Alkitab
Ulangan 7-8

Menjadi Berkat dalam Beribadah. Tuhan menciptakan kita adalah sebagai makhluk sosial, yaitu bahwa kita memerlukan relasi dan interaksi dengan orang lain dalam kehidupan yang kita jalani. Kita tidak diciptakan untuk hidup sendiri, melainkan hidup dalam komunita, baik itu dalam keluarga maupun lingkungan. Demikian juga dalam kehidupan rohani, kita hidup bersama dengan orang-orang percaya lainnya, sehingga kita dapat saling menumbuhkan untuk semakin serupa dengan Kristus.
Sebagai bagian dari anggota tubuh Kristus, kita harus membangun persekutuan yang dapat saling memperhatikan serta dapat saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik (ayat 24). Maka sangat penting untuk kita pahami agar kita tidak menjauhkan diri dari pertemuan ibadah kita, melainkan saling membangun sebagai keluarga Allah yang dapat menyatakan kasih satu sama lain. Ibadah dan persekutuan dapat menjadi sarana untuk semakin bertumbuh dalam iman dan pengharapan.
Hanya melalui hubungan yang autentik dengan orang percaya lainnya, kita dapat menjalani iman yang hidup. Namun saat ini, seperti yang sudah dibahas di renungan sebelumnya, kita diperhadapkan dengan kemudahan melalui media sosial, sehingga kita merasa tidak perlu lagi bertemu atau bersekutu dengan orang lain, khususnya dalam beribadah. Kita merasa lebih dari cukup dengan mencari sendiri bentuk ibadah seperti yang kita inginkan. Memang kita dapat memilih ibadah dengan cara kita, sesuai dengan keinginan kita bahkan khotbah apa yang ingin kita dengar, namun sejatinya kita kehilangan tujuan dalam ibadah dan persekutuan, yaitu saling menumbuhkan sebagai bagian dari tubuh Kristus.
Kita diciptakan adalah untuk hidup bersama dalam komunita keluarga orang- orang percaya, kita dipanggil untuk dapat menyembah dan meninggikan Allah, yang kemudian mendorong kita untuk menyaksikan kasih dan kemurahan Allah kepada mereka yang belum mengenal jalan keselamatan dari Kristus. Untuk itulah, bagian firman hari ini kembali mengingatkan kita, bahwa kehadiran kita dalam ibadah dapat menjadi berkat bagi orang lain karena kita adalah bagian dari tubuh Kristus.
Doa: Tuhan Yesus, pakailah aku untuk menjadi berkat bagi orang lain, amin.
(gian)