UTUSAN-UTUSAN KRISTUS
17Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 18Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. 19Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. 20Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. 21Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.
2 Korintus 5
Bacaan Alkitab
Galatia 3:1-29
Bila kita menyimak ayat 20 kami ini adalah utusan-utusan, lalu siapa yang dimaksud dengan kami dalam hal ini?
1. Bila kita merujuk pada 2 Korintus 1:1 Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Timotius saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus dengan semua orang kudus di seluruh Akhaya maka kami merujuk kepada Paulus & Timotius. Merekalah utusan-2 Kristus itu.
2. Merujuk ke ayat 17, boleh dikata siapapun yang akan menjadi seorang utusan Kristus haruslah orang-2 yang memiliki pengalaman perjumpaan seperti di atas. Telah didamaikan dengan Allah di dalam Yesus Kristus, dan mereka di dalam Kristus. Paulus & Timotius telah mengalami itu semua sebagai seorang yang menyebut dirinya utusan-utusan Kristus.
3. Masih tetap merujuk di ayat 17 (Aplikatif) bolehkah kita menempatkan seseorang yang di dalam Kristus & telah mengalami pendamaian dengan Allah menjadi & disebut seorang utusan Kristus? Bila YA & seharusnya YA maka setiap kita adalah utusan-utusan Kristus, dan kita telah menjadi bagian dari kami.
-JP