SALING MEMBANTU ITU AKTIF BUKAN PASIF

Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.” Efesus 4:2

Bacaan Alkitab
Wahyu 8:1-13

Jika kemarin kita sudah menyadari bahwa tidak mudah untuk tetap dilihat oleh orang sebagai orang Kristen. Karena lebih mudah untuk menjadi seperti dunia ini dibandingkan mempertahankan diri menjadi orang Kristen dengan kekhasannya. Memang saat ini kita berada pada situasi kondisi dunia yang semakin rusak dengan kejahatannya. Pandemic yang tidak kunjung usai telah mempercepat perubahan wajah dunia dan manusia yang hidup didalamnya. Kita masih mendengar kemaren karena ingin mendapatkan keuntungan maka ada sejumlah oknum yang bertugas melakukan tes covid justru menggunakan alat tes yang telah terpakai sehingga mengurangi pengeluaran. Dan kembali ujungnya adalah mendapatkan keuntungan materi. Masih masalah pandemic, mengingat covid demikian mengkhawatirkan maka Indonesia menutup akses untuk orang India, tetapi masih saja ada oknum yang dengan alasan uang 6,5 juta berani memasukkan orang India tanpa skrening Kesehatan yang ketat. Kejahatan merajalela mengakibatkan kasih kebanyakan orang menjadi dingin. Manusia semakin individualistis, membuat dunia menjadi tempat yang ramai tetapi sepi. Kasih semakin terbatas pada slogan saja. Hanya disinggung dan dibicarakan, tapi semakin jarang diaplikasikan dalam kehidupan secara nyata. Padahal kasih sesungguhnya adalah sebuah kata kerja. Artinya, sesuatu yang harus dikerjakan secara aktif oleh kita. Sebagai pengikut Kristus, Allah mau kita mengasihi sesama kita seperti Ia telah mengasihi kita. Beberapa langkah konkrit yang bisa kita lakukan untuk menyatakan kasih kita, diantaranya: Memberi. Anda bisa memberi tanpa mengasihi tetapi tidak mungkin mengasihi tanpa memberi, karena mengasihi tanpa memberi adalah sebuah dusta. Menghibur. Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. Amsal 16:24. Kata-kata penghiburan kita dapat menjadi obat bagi mereka yang sedang mengalami kesusahan. Menerima. Menerima orang lain apa adanya apalagi menerima sebuah perbedaan. Yuk ANT