MENYEMBAH DENGAN BENAR

²⁰Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah.” ²¹Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada- Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. ²²Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. ²³Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah² benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah² demikian. (Yohanes 4)

Bacaan Alkitab
Bilangan 8-9

Apa yang dimaksud Menyembah yang Benar? Menyembah yang benar adalah dalam Roh dan kebenaran.
Kata “menyembah” itu sendiri dalam berbagai variasinya muncul 60 kali dalam perjanjian Baru. Secara umum penyembahan berarti mengasihi dan menghormati Allah sebuah pernyataan rasa hormat dan kasih melalui doa, nyanyian, ucapan syukur dan kehidupan se-hari² yang memuliakan Dia. Menyembah yang benar adalah menyembah Allah melalui Yesus Kristus sebagai satu²-nya pengantara antara Allah dan manusia (Yohanes 14:6)
Dalam ayat 20 ini, si wanita menyatakan bahwa orang Yahudi beribadah di Yerusalem, sedangkan orang Samaria beribadah di Gunung Gerizim, namun Yesus menyatakan bahwa yang benar adalah “ menyembah” Bapa dalam Roh dan kebenaran yang berarti menyembah kepada Tuhan tidaklah dibatasi secara geografis atau pemisahan wilayah.
Penyembahan yang selayaknya berasal dari kedalaman hati kita yang dilakukan dengan ketulusan dan didorong oleh cinta kita kepada TUHAN kita dan rasa syukur atas apa yang telah diperbuat dalam hidup kita .
Sudahkah kita menyembah dengan Benar? Mari melakukannya dengan ketulusan hati dan sebuah kesadaran akan cinta kepada Bapa kita, Tuhan kita Yesus Kristus.
DOA:
Tuhan Yesus tolong lah hamba untuk bisa senantiasa menyembah Engkau dengan ketulusan hatiku dan penuh cinta akan Engkau. Amin. (HP)