GEREJA YANG MEMBERIKAN JAWABAN
15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, 16 dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu. 1 Pet 3:15-16
Selama ada di dunia, Gereja (kita) juga dipersiapkan untuk memberikan jawaban kepada dunia tentang isi pengharapan yang kita miliki. Yaitu, pengharapan yang dianugerahkan lewat karya kematian dan kebangkitan Kristus untuk kita, yang menjadikan kita umat Allah. Sehingga, kita memiliki pengharapan akan jaminan pemeliharaan Allah selama kita hidup di dalam di dunia ini dan jaminan kehidupan yang kekal di surga nanti. Pengharapan inilah yang membawa semua orang Kristen di segala tempat dan abad mampu bertahan di tengah segala penderitaan. Pengharapan jenis ini tidak dimiliki dunia yang jatuh ke dalam dosa. Dunia ini hanya memiliki pengharapan kosong yang berpusat kepada kesenangan materi dan jasmani yang pasti binasa, lenyap dan mengecewakan.
Rasul Petrus mengajar kita untuk bersiap memberikan jawaban tentang pengharapan kita di dalam berbagai waktu dan keadaan. Bukan hanya dalam keadaan tenang dan nyaman, tapi terlebih lagi di waktu hidup kita berada di dalam penderitaan. Karena di tengah penderitaanlah, pengharapan kita di dalam Kristus akan menyatakan cahayanya. Selain itu, kita juga diajarkan untuk memberikan jawab dengan hati yang tulus tanpa motivasi untuk merendahkan dan mempermalukan orang yang merendahkan iman kita di dalam Kristus. Karena, hidup kita yang saleh menjadi senjata yang mempermalukan orang-orang yang menghina iman kita. Demi mengerjakan agenda surgawi ini, kita harus melatih diri untuk memahami dan mengalami pengharapan di dalam Yesus Kristus. Sehingga, kita bisa menjawab dengan lembut dan penuh hormat, karena pengharapan itu nyata bagi kita. Selain itu, milikilah hidup yang saleh dan hati yang tulus, sehingga orang tidak memiliki alasan untuk meragukan bahkan merendahkan pengharapan yang kita miliki di dalam Kristus. Mari kita memohon anugerah Allah untuk bisa mengerjakan agenda surgawi ini. -WS