KEWAJIBAN: BERIMAN & TAAT

TUHAN akan menyerahkan mereka kepadamu dan haruslah kamu melakukan kepada mereka tepat seperti perintah yang kusampaikan kepadamu. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” Ulangan 31: 5-6

Perkataan Musa di ayat di atas dan haruslah kamu melakukan kepada mereka tepat seperti perintah yang kusampaikan kepadamu, adalah menuntut ketaatan. Bangsa ini harus taat kepada apa yang telah diperintahkan Tuhan melalui Musa. Yaitu: tidak takut, gentar terhadap bangsa itu dan mereka harus memusnahkannya. Ketaatan ini sangat penting, karena inilah yang membuat mereka berhasil atau tidak. Dan di pasal-pasal sebelumnya, Musa menekankan berkat dan kutuk, berkat dan penyertaan Tuhan mereka alami jika mereka taat. Sebaliknya, kutuk akan mereka alami jika mereka melawan.
Hal ini terlihat dari kepemimpinan Yosua, banyak hal mereka berhasil, salah satunya mengalahkan kota Yerikho dengan temboknya yang sangat kuat dan tebal. Tetapi ketika mereka taat pada perintah Tuhan, dengan mengelilingi kota itu dalam tujuh hari, tembok itupun roboh hanya dengan meniup terompet dan berteriak keras. Tentu dengan ini mereka tidak perlu mengeluarkan tenaga yang besar, karena Tuhanlah yang berperang bersama mereka. Tuhanlah yang merobohkan tembok yang tebal itu. Masa bunyi terompet dan teriakan orang yang merobohkannya? Ya, kalau tidak percaya, coba aja berteriak agar gedung gereja atau rumah anda roboh. Bisakah? Tidak! Kecuali Allah memerintahkan anda dan anda melakukannya tepat seperti yang Tuhan katakan.
Begitu juga, ketika Akhan tidak taat, untuk menguduskan barang-barang emas di kota Yerikho ketika mereka merebutnya. Akhan mencuri barang-barang emas. Hal ini menimbulkan kekalahan ketika mereka menyerang kota Ai. Pada hal jumlah tentara Ai dan kotanya kecil. Itulah sebabnya Yosua hanya membawa sedikit tentara dalam penyerangan. Tetapi, tentara Israel kalah dan lari terbirit-birit karena ketakutan. Mengapa? Tuhan tidak menyertai mereka kerana ketidak-taatan dan dosa Akhan.
Mungkin ini juga yang menjadi pengalaman kita, bukan? Pada saat kita mengalami ketakutan, dan kita melakukan suatu tindakan yang menunjukkan ketidak-taatan kita pada firman. Bukankah juga kita mengalami masalah? Bukankah kita mengalami berbagai kendala dan seolah-oleh tidak ada jalan keluar? Mari belajar taat. -FD