TUGAS SEORANG UTUSAN

17Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 18Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. 19Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. 20Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. 21Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. 2 Korintus 5

Bacaan Alkitab
Galatia 4:1-31

Bila kita mengacu pada nats bacaan kita di atas, setidaknya kita dapat menemukan 3 (tiga) tugas yang harus dilakukan oleh seorang utusan Kristus, yakni:
1. Utusan kristus harus melakukan pelayanan pendamaian (ayat 18).
2. Utusan Kristus harus melakukan menyampaikan berita pendamaian (ayat 19).
3. Utusan Kristus memberi nasehat agar orang-2 yang menerima berita pendamaian itu bersedia memberi diri untuk diperdamaikan dengan Allah (ayat 20).
Terlepas kita mencoba merespon 3 (tiga) poin sebagai rincian tugas seorang utusan Kristus, atau kita mencoba melihatnya (3 poin di atas) sebagai satu kesatuan yang harus dikerjakan seorang utusan Kristus namun setidaknya kita pasti setuju bahwa seorang utusan harus melakukan tugasnya. Tugas yang dilakukan bukanlah sembarang tugas sesuai dengan keinginan sang utusan itu sendiri. Tugas seorang utusan sangat istimewa karena ia menerimanya dari sang Pengutus, dalam hal ini Allah di dalam Yesus Kristus yang memberikan kepercayaan kepada kami yang adalah utusan-2 Kristus. Tugas utusan kepercayaan Allah.
-JP